<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="37662">
<titleInfo>
<title>Pengembangan Lingkungan Perumahan Layak Huni Di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hadzamil Azmi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Podomoro University</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Batch 5</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kota memiliki sebuah kemampuan untuk menarik minat banyak orang untuk hidup dan tinggal di dalamnya. Setiap tahunnya lingkungan perumahan penduduk menjadi semakin padat sehingga tidak layak untuk dihuni, terutama pada lingkungan perumahan di Kelurahan Angke dengan jumlah penduduk yang tinggi di Jakarta Barat. Hal ini menuntut adanya sebuah kriteria untuk menilai dan arahan pengembangan untuk mengembangkan lingkungan perumahan di Kelurahan Angke menjadi layak huni. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan lingkungan perumahan yang layak huni di Kelurahan Angke sehingga dapat menjawab permasalahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kuantitatif dengan teknik analisis skoring, deskriptif, spasial dan triangulasi sumber data. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori permukiman layak huni oleh UN-HABITAT dan Red Deer, Canada, teori livable city dan SNI 03-1733-2004. Hasil yang didapati yaitu arahan pengembangan lingkungan perumahan di Kelurahan Angke yaitu dengan menciptakan sebuah bangunan atau kawasan dengan fungsi yang multi-purpose melalui integrasi beberapa aspek menjadi satu dan terbagi atas 3 skala prioritas yaitu; prioritas utama, prioritas kedua dan prioritas ketiga.</note>
<subject authority=""><topic>Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Podomoro University Digital Library</physicalLocation>
<shelfLocator>PWK.21 003 NAT a</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">PWK.TA21.0001</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>PWK.21 003 NAT a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>hadzamil.JPG.JPG</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>37662</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-30 14:43:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-13 10:34:20</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>