<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="37970">
<titleInfo>
<title>Perancangan Pusat Pengembangan Kesenian Wayang Orang Sriwedari Dengan Pendekatan Neo-Vernakular Di Surakarta</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Inggrid</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Podomoro University</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Bangunan wayang orang Sriwedari merupakan salah satu bangunan yang terlibat dalam sejarah perkembangan kesenian wayang orang, terdapat berbagai budaya, tradisi, dan perilaku yang melekat dan tidak bisa dihilangkan dari bangunan pertunjukan wayang orang. Tetapi bangunan yang seharusnya menjadi titik pengembangan kesenian wayang orang ini justru memiliki kondisi yang buruk dari aspek lingkungan, bangunan, dan manusia, akibatnya bangunan menjadi tidak nyaman dan kesenian wayang orang semakin ditinggalkan. Perancangan Pusat Pengembangan Kesenian Wayang Orang Sriwedari di Surakarta diharapkan dapat mengembalikan minat masyarakat terhadap kesenian melalui bangunan yang representatif dengan kualitas pertunjukan yang baik. Arsitektur neo-vernakular memberikan peluang terciptanya bangunan yang dapat menjadi dialog antara budaya wayang orang dengan arsitektur kontemporer. Dalam perancangan bangunan ini, dilakukan penelitian menggunakan metodologi studi kasus pada bangunan-bangunan dengan tipologi dan pendekatan serupa, studi kasus pada bangunan eksisting, serta observasi dan wawancara dengan pihak terkait. Penelitian ini membahas bagaimana merancang Pusat Pengembangan Kesenian Wayang Orang Sriwedari di Surakarta dengan pendekatan arsitektur neo-vernakular sehingga sesuai dengan arsitektur kontemporer namun tetap representatif dan mengandung nilai budaya.</note>
<subject authority=""><topic>Prodi Arsitektur</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Podomoro University Digital Library</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">ARS.TA22.0078</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>124e21dqdf3.PNG.PNG</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>37970</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-31 13:42:24</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-10 15:36:57</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>