<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="38403">
<titleInfo>
<title>Meta Analisis Hambatan Penerapan Green Building pada Bangunan Residensial dalam Perspektif Konsumen dan Developer</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fitri Amaliny</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Podomoro University</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Efek rumah kaca merupakan salah satu faktor terbesar dalam pemanasan global. Total pemakaian energi yang digunakan pada pembangunan mencapai 40% dari keseluruhan pemakaian energi. Hal ini disebabkan dengan banyaknya pembangunan konstruksi yang tidak menggunakan material yang berasal dari sumber daya terbarukan. Green building merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut karena konsep green building dapat mengurangi pemanasan global. Namun sampai saat ini pembanguan dengan konsep green building masih sangat sedikit terutama untuk bangunan residensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat dari penerapan green building untuk bangunan residensial dari perspektif konsumen dan developer menggunakan metode meta analisis dari jurnal terdahulu. Setelah dilakukannya penelitian, diperoleh 5 faktor utama yang menghambat penerapan green building untuk bangunan residensial dari perspektif konsumen, yaitu: biaya investasi yang lebih tinggi, tidak adanya insentif dari pemerintah, kurangnya pendidikan dan pengetahuan tentang green building, kurangnya kontraktor yang ahli dan berpengalaman dalam green building serta kurangnya kesadaran masyarakat tentang bangunan ramah lingkungan.</note>
<subject authority=""><topic>Prodi Manajemen Rekayasa Konstruksi</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Podomoro University Digital Library</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">MRK.TA23.EKS.0070</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>38403</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-10 14:27:25</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-10 14:27:46</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>