<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4876">
<titleInfo>
<title>Perancangan Pasar Ikan dengan Konsep Higenitas dan Sistem Ipal di Muara Angke</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Anastasia, Varren</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Podomoro University</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Batch 4</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Mengembangkan ekonomi kelautan sebagai penggerak utama pembangunan maritim Indonesia menjadi fokus pengembangan perikanan Muara Angke sebagai salah satu daerah dengan pasar perikanan terbesar di Indonesia. Infrastruktur distribusi perikanan dari produsen ke konsumen masih menjadi kendala hingga terjadi penurunan ekonomi dan distribusi perikanan di Muara Angke. Mengembangkan pasar apung menjadi solusi yang menitikberatkan pada ekonomi wisata pantai, yaitu satu tempat untuk rekreasi, dimana wisatawan dapat membeli ikan yang sudah dimasak atau masih mentah, serta dapat menikmati rekreasi laut dan keindahan Indonesia. Penulis mengkaji dan menganalisa Kabupaten Muara Angke yang menjadi lokasi penelitian desain dan budaya nelayan serta kajian karakteristik Pasar Terapung yang ada di dunia sebagai acuan dalam merancang. Pasar Terapung harus mampu memfasilitasi infrastruktur distribusi perikanan, baik untuk konsumsi langsung maupun ekspor ke luar dan menciptakan ruang yang dapat dirasakan oleh masyarakat serta mendukung nilai maritim negara maritim yang mewujudkan konsep Indonesia sebagai poros maritim dunia. Pengolahan sampah yang tidak memadai juga menjadi sorotan, yang tidak sesuai dengan regulasi yang ada. Maka dari itu diperlukan perancangan sistem IPAL di Muara Angke.</note>
<subject authority=""><topic>Prodi Arsitektur</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Podomoro University Digital Library</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">ARS.TA21.0050</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Varren_Anastasia.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>4876</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-10 13:32:18</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-10 13:41:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>