<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4965">
<titleInfo>
<title>Membongkar Rezim Kepastian:</title>
<subTitle>Pemikiran Kritis Post-Strukturalis</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Haryatmoko</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>Kanisius</publisher>
<dateIssued>2016</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Buku ini adalah tulisan-tulisan yang menggugat dan membongkar rezim kepastian itu. Dengan membaca dan mempelajari buku ini, kita akan berkenalan dengan analisis-analisis pemikiran-pemikiran poststrukturalis dari Paul Ricoeur, Michel Foucault, Jacques Derrida, Jean Baudrillard, dan Gilles Deleuze. Para pemikir Perancis ini mengajak kita berpikir kritis terhadap apa saja yang mengklaimkan diri dan pemikirannya sebagai kepastian, dan memberi kita pisau analisis yang tajam untuk membedah banyak hal yang menggoda kita untuk memegang kepastian sebagai jaminan yang tak boleh diganggugugat. Kedalam rentetan para pemikir itu, penulis juga memasukkan pemikiran Pierre Bourdieu. Bourdieu memang tidak dianggap sebagai pemikir post-strukturalis. Tetapi Bourdieu juga dikenal sebagai pemikir yang dengan tajam membongkar bentuk-bentuk dominasi yang tidak adil, termasuk kekerasan simbolik. Ia juga menyodorkan konsep habitusnya yang tidak deterministis dan memberi peluang pada kita untuk membuka kreativitas sedemikian rupa, sehingga kita bisa keluar dari perspektif struktural. Karena pendekatannya yang kritis itu, ia kiranya boleh diperkenalkan beriringan dengan para pemikir post-strukturalis di atas.</note>
<classification>194 Har m</classification><identifier type="isbn">9789792145618</identifier><location>
<physicalLocation>Podomoro University Digital Library</physicalLocation>
<shelfLocator>194 Har m</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">ARS.2021.783</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>194 Har m</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>membongkar_rezim.jpeg.jpeg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>4965</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-16 17:05:27</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-03 19:13:01</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>