Record Detail Back

XML

" Perancangan Rumah Retret Katolik dengan Pendekatan Arsitektur Semiotika Kasih di CIpanas, Cianjur, Jawa Barat"


Ketidakbermaknaan hidup seseorang menuntun pada suatu kondisi problematika eksistensial yang mengakibatkan manusia kehilangan jati diri. Terlebih adanya kemajuan globalisasi serta modernisasi ikut menganggu eksistensi seseorang hingga berujung depresi. Pada kenyataannya depresi tidak hanya diderita oleh orang tua namun generasi muda sekarang justru rentan terkena depresi. Penekanan angka depresi dapat dilakukan apabila kebermaknaan hidup ditingkatkan dengan cara memahami terlebih dahulu tujuan hidup manusia yaitu kedekatan dengan Tuhan yang adalah Kasih. Kasih merupakan pondasi utama dari iman Gereja Katolik sehingga setiap tindakan yang dilakukan harus berdasarkan Kasih. Untuk menyikapi permasalahan tersebut, Gereja Katolik mengambil suatu langkah nyata dengan membuat suatu instrument khusus yaitu retret. Namun tipologi retret yang ada saat ini perlu mendapat perhatian dari segi kualitas sehingga bukan hanya sekedar fungsional tetapi mampu menyampaikan sebuah makna. Beberapa permasalahan perancangan dalam penelitian adalah cara mengoptimalkan perencanaan dan pengolahan potensi tapak yang sesuai generasi muda, perumusan kriteria desain bangunan berdasarkan interpretasi makna dan pesan Kasih melalui arsitektur puitik, dan penciptaan suasana yang melibatkan indra manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perancangan rumah retret yang sesuai dengan generasi muda serta potensi dari sebuah tapak, menganalis pesan Kasih yang akan digunakan dalam perancangan, maupun implementasi kriteria desain yang mampu menyampaikan makna dan Pesan Kasih. Penelitian ini menggunakan paradigma campuran, yaitu kualitatif dan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik melalui pendekatan semiotika. Semiotika digunakan untuk menguraikan makna Kasih yang kemudian dipadankan kedalam bahasa desain arsitektur. Hasil dari penerapan semiotika diaplikasikan kedalam perancangan massa bangunan, pengalaman ruang, skala, penggunaan material, serta permainan solid-void. Sedangkan konsep perancangan tapak menggunakan konsep filosofis dari pandangan eksistensialisme jalur KeTuhanan.
Claudia Andrianti - Personal Name
NONE
Text
Indonesia
Podomoro University
2022
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...